Recents in Beach

Penemuan Mayat Tinggal Tengkorak di Sungai Genting Batang, Polisi Selidiki Identitas Korban

 

BATANG — Warga digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah manusia di aliran Sungai Genting, Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, pada Sabtu (17/10/2026) sore. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak utuh dan hampir menjadi kerangka.

Kapolresta Batang, KBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., melalui laporan resminya membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tanpa identitas tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kejadian bermula sekitar pukul 15.10 WIB. Dua orang warga setempat masing-masing bernama Heru Ghufron (24) dan Parihin (22) tengah menelusuri kawasan Sungai Genting sambil membuat rekaman video.

Tanpa sengaja, saksi melihat sesosok jenazah tersangkut di bebatuan sungai. Sontak, kedua saksi langsung menjauh dari lokasi dan kembali ke area Lost Teh Sibiting untuk memberitahukan temuan tersebut kepada warga sekitar, sebelum akhirnya melaporkannya ke Polsek Blado.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Blado bersama piket SPK, Unit Reskrim, dan Tim Inafis Polresta Batang langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke RSUD Batang.

Tim dokter RSUD Batang, dr. Farah Alifiah Hasna, yang melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah mengungkapkan bahwa kondisi korban sudah dalam keadaan tinggal tulang belulang, sehingga dokter belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Dari hasil identifikasi awal, berikut ciri-ciri korban yang berhasil dihimpun:

  • Jenis Kelamin: Diduga perempuan
  • Tinggi Badan: Sekitar 150 cm
  • Perkiraan Usia: 40 hingga 50 tahun
  • Rambut: Panjang sekitar 25 cm
  • Perkiraan Waktu Kematian: Antara 3 hingga 4 minggu lalu

Pakaian yang Dikenakan: Memakai kaos lengan pendek warna abu-abu tua bertuliskan "supply.Co" dengan gambar helm, serta celana training.

Guna mengungkap identitas korban yang misterius ini, pihak kepolisian bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Sie Dokkes Polresta Batang untuk mengambil sampel organ tubuh guna pemeriksaan DNA lebih lanjut.

Membuat pamflet atau flayer pemberitahuan baik di beberapa media  maupun online terkait ciri2 barang apa saja yang ditemukan atau dipakai ybs untuk diketahui masyarakat

Polisi juga mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Kantor Polisi terdekat atau Polresta Batang

Posting Komentar

0 Komentar